ALL IN ONE "BERBAGI"

Senin, 07 Oktober 2013

Long Distance Relationship

ada sedikit info LDR nih :D yaaa termasuk sih :D hoho
mari kita simak 

LDR, atau Long Distance Relationship yang bahasa kerennya pacaran jarak jauh adalah hubungan dimana suatu pasangan kekasih ‘ahakk’ tidak memungkinkan untuk sering bertemu, jarang bertemu atau bahkan bisa tidak pernah bertemu langsung karena jarak yang menjadi pemisah. Dengan keadaan hubungan LDR yang demikian, lalu adakah makhluk bernama manusia yang menjalaninya? Ada, meski tidak sedikit yang beranggapan bahwa jomblo adalah pilihan lebih baik daripada harus menjalani per-LDR-an.
Baik epribadehh, saya sendiri termasuk pemerhati dan jenis seseorang yang mempercayai LDR daripada menjomblo *please, don’t bully me!*. Why? Karena kalau sudah berhubungan dengan hati, jarakpun bukanlah penghalang dua insan untuk saling menyukai dan menjalin hubungan serius. Tetapi berupaya, bagaimana caranya agar hubungan itu tetap bisa langgeng hingga pada saatnya nanti bisa bersatu dalam suatu ikatan yang disebut dengan pernikahan :). Jaman sekarang LDR itu bukanlah hantu menakutkan seperti jaman purba dulu, ehhh maksutnya sebelum tekhnologi berkembang dan semakin modern seperti saat ini.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan pasangan LDR:

10 Kelebihan Wanita

Sedikit info tentang kelebihan wanita nihhh.. yuk maarrriii...

1. Perempuan berevolusi menjadi semakin cantik.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita berevolusi menjadi lebih cantik, sementara laki-laki begitu-begitu saja. Dalam penelitian terhadap lebih dari dua ribu orang selama empat dekade, disimpulkan bahwa perempuan berpenampilan menarik memiliki anak 16 persen lebih banyak daripada yang berpenampilan biasa-biasa saja. Lebih lanjut lagi, ternyata kemungkinan wanita-wanita cantik tersebut memiliki anak perempuan sebagai anak pertama lebih besar 36 persen dari yang lainnya.

2. Perempuan lebih sering selamat dari kecelakaan mobil.

Tarian Khas Jepang

Bukan hanya indah, tetapi juga sarat makna.Perpaduan antara kelenturan tubuh (koreografi) dengan olah rasa (kearifan).Hasilnya luar biasa menakjubkan dan elegan.Itulah kesan yang tertangkap ketika menyaksikan keindahan tarian tradisional Jepang (nihon buyo).
Tak jauh berbeda dengan seni tari di Indonesia,

Senin, 16 September 2013

MATSURI - Ragam Budaya Jepang

Negara Jepang kaya dengan berbagai kebudayaan leluhurnya yang beraneka ragam. Walaupun saat ini perkembangan teknologi di Jepang terus up date dalam hitungan perdetik , namun sisi tradisional masuh terus dilestarikan hingga sekarang ini. Berikut ini adalah salah satu dari berbagai macam kebudayaan Jepang yang masih terus berlangsung hingga saat ini :

Matsuri (祭, Matsuri) adalah kata dalam bahasa Jepang yang menurut pengertian agama Shinto berarti ritual yang dipersembahkan untuk Kami, sedangkan menurut pengertian sekularisme berarti festival, perayaan atau hari libur perayaan.

Matsuri diadakan di banyak tempat di Jepang dan pada umumnya diselenggarakan jinja atau kuil, walaupun ada juga matsuri yang diselenggarakan gereja dan matsuri yang tidak berkaitan dengan institusi keagamaan. Di daerah Kyushu, matsuri yang dilangsungkan pada musim gugur disebut Kunchi.

Sebagian besar matsuri diselenggarakan dengan maksud untuk mendoakan keberhasilan tangkapan ikan dan keberhasilan panen (beras, gandum, kacang, jawawut, jagung), kesuksesan dalam bisnis, kesembuhan dan kekebalan terhadap penyakit, keselamatan dari bencana, dan sebagai ucapan terima kasih setelah berhasil dalam menyelesaikan suatu tugas berat. Matsuri juga diadakan untuk merayakan tradisi yang berkaitan dengan pergantian musim atau mendoakan arwah tokoh terkenal. Makna upacara yang dilakukan dan waktu pelaksanaan matsuri beraneka ragam seusai dengan tujuan penyelenggaraan matsuri. Matsuri yang mempunyai tujuan dan maksud yang sama dapat mempunyai makna ritual yang berbeda tergantung pada daerahnya.

Pada penyelenggaraan matsuri hampir selalu bisa ditemui prosesi atau arak-arakan Mikoshi, Dashi (Danjiri) dan Yatai yang semuanya merupakan nama-nama kendaraan berisi Kami atau objek pemujaan. Pada matsuri juga bisa dijumpai Chigo (anak kecil dalam prosesi), Miko (anak gadis pelaksana ritual), Tekomai (laki-laki berpakaian wanita), Hayashi (musik khas matsuri), penari, peserta dan penonton yang berdandan dan berpakaian bagus, dan pasar kaget beraneka macam makanan dan permainan.

Sejarah

Matsuri berasal dari kata matsuru (祀る, matsuru? menyembah, memuja) yang berarti pemujaan terhadap Kami atau ritual yang terkait. Dalam teologi agama Shinto dikenal empat unsur dalam matsuri: penyucian (harai), persembahan, pembacaan doa (norito), dan pesta makan.

さくぶん



Konnichiwa , aku sedikit berbagi tugas sakubun ku niiihh
semoga bermanfaat :)
 
さくぶん

わたし は エピ せかい の がくせい です。
にねんせい の こうこう がくせい です。
わたし の がっこう は サペリウス プリンセウ こうこう がくせい です。
せかい の きょうしつ は じゅうよん の かもくが あります。
わたし 

Senin, 09 September 2013

TERMOKIMIA

sedikit tentang Termokimia yang baru aku pelajari nihhh ....
semoga bermanfaat :)

Termokimia merupakan bagian dari ilmu kimia yang mempelajari reaksi-reaksi kimia beserta perubahan kalor yang menyertainya...... Kalor adalah bentuk energi yang berhubungan dengan perbedaan temperatur atau suhu...tetapi kalor tidak sama dengan suhu...

Rabu, 04 September 2013

Tari Tupping


Tari Tupping Pesisir.

Seni topeng yang dulunya banyak menekankan unsur-unsur magis-simbolik-filosofis ekspresi topeng dan persyaratan yang rumit dan berbau mistik perlahan-lahan dihilangkan. Karya tari ini tidak mengangkat mengenai unsur mistik, namun karya ini mengangkat tentang ritual“Tupping“ yang dikenal sakral dan memiliki kekuatan magis oleh masyarakat Lampung. Mantra yang dibaca dalam ritual yaitu:
“Tukok lemoh, tukokni Batin Ratu najin di lawok akhong. Najin di lawok akhong ku selom sapa niku woi. Ngalu-ngalu di jambat, sanak liyu wat ukhus sapa liyu kusambat. Sapa liyu kusambat woi, nyak ngulih-ngulih niku woi”. Artinya : “Kaki yang lemah, kakinya Batin Khatu walau di laut hitam. Walau di laut hitam ku selam siapa kamu woi. Bertemu-temu di jembatan, anak lewat ada keperluan siapa kamu kutegur. Siapa kamu kutegur,